Wenger Lupakan Kekalahan Fokus Lawan City

Wenger Lupakan Kekalahan Fokus Lawan City

Wenger Lupakan Kekalahan Fokus Lawan City

Kegagalan merupakan bagian dari kesuksesan. Setidaknya itu yang ingin dilontarkan Arsene Wenger atas kekalahan dari Napoli di pertandingan terakhir Liga Champions dan meminta anak-anak asuhannya kembali fokus dan bersiap menghadapi Manchester United di akhir pekan ini. The Gunners berpeluang untuk menghadapi tim-tim yang jauh lebih difavoritkan di babak 16 besar, seperti Barcelona, Real Madrid, Bayern Muenchen atau Paris Saint-Germain dalam undian hari Senin mendatang, hasil kekalahan dua gol tanpa balas dari Napoli di matchday enam Liga Champions. Meski demikian Wenger mencoba untuk tidak panik dan yakin bahwa apa yang dilakukan tim asuhannya sejauh ini berada di jalur yang tepat untuk menyongsong tahun 2014 dengan persaingan akhir, saat bertarung melawan Manchester City.

“Kami memang berada pada posisi kedua di fase grup Liga Champions, namun itu semua bukan perkara besar, karena kami harus mengalihkan fokus dan perhatian utama di ajang Liga Premier dan sambil menunggu hasil undian yang sesungguhnya baru akan terjadi pada awal pekan mendatang. “Untuk mengakhiri posisi di urutan kedua tentu tidak mudah, karena sejak awal pengundian kami sudah mengetahui berada pada grup yang tidak aman namun berharap kami bisa tampil lebih baik lagi. “Saya menganggap kinerja yang ditunjukkan anak-anak asuhan saya cukup baik dan mereka bahkan jauh lebih siap untuk menghadapi tekanan cukup berat dan demikian juga pada laga akhir pekan mendatang.

“Kami juga mempersiapkan diri dengan baik dan penuh konsentrasi, namun tetap saja kami tidak dapat mengandalkan serangan balik terus dan bertahan, karena pada akhirnya kami juga mengalami tekanan yang sama seperti tim lain,” tutur Wenger. Menanggapi kekalahan saat melawan Napoli, Wenger ternyata mengaku salah terhadap perkataan sebelumnya yang mengungkapkan kondisi anak-anak asuhannya lebih baik dalam menghadapi laga melawan Napoli. “Kami sama sekali tidak memperkirakan hal ini. Di babak pertama kami masih mampu menahan serbuan mereka, tetapi kami seakan-akan dibuat tidak berkutik di paruh kedua, saya melhat kondisi kedua kaki dari pemain-pemain saya tidak kuat lagi dalam menapak lebih lama dan kondisi stamina juga menurun drastis.”

 Wenger menganggap bahwa kiprah Napoli yang akan berlanjut di Liga Europa babak 16 besar akan mengulangi hasil terbaik dan malahan bisa menjuarainya, mengingat dengan pelatih Rafael Benitez, kompetisi tersebut bukan hal asing setelah Chelsea dibawa juara olehnya pada musim sebelumnya. “Mereka memiliki kualitas untuk membawa gelar juara itu ke Napoli, namun tentu saja tidak mudah karena mereka juga akan menghadapi persaingan sengit dari tim Liga Premier lainnya,” cetus Wenger. Sementara itu, Benitez menganggap anak-anak asuhannya bisa membalas kegagalan di Liga Champions dengan berpaling ke kompetisi Liga Europa, walau prestise-nya berada di bawah satu tingkat dari Liga Champions. “Secara mental permainan kami jauh lebih kuat di pertandingan ini, karena kami telah menunjukkan kemampuan dan determinasi tinggi,” ungkap Benitez.

“Saya menganggap apa yang dilakukan oleh tim saya sudah cukup baik dan kini kami melangkah lebih jauh tetapi di kompetisi yang berbeda. Liga Europa baru akan mulai dipertandingkan pada kurun dua bulan dari saat ini, dan masih banyak waktu persiapan yang dilakukan sambil kami berkonsentrasi di tingkat domestik.”