Laudrup Sebut Pemecatan Dirinya Tidak Wajar

Laudrup Sebut Pemecatan Dirinya Tidak Wajar

Laudrup Sebut Pemecatan Dirinya Tidak Wajar

Laudrup Sebut Pemecatan Dirinya Tidak Wajar – Setelah dipecat oleh Swansea City beberapa pekan yang lalu, Michael Laudrup akhirnya angkat bicara mengenai hal itu. Dia menyebut pemecatan dirinya tersebut sebagai hal yang bodoh dan juga tidak wajar. Manajer asal Denmark itu dipecat oleh Swansea tidak sampai sehari setelah chairman Huw Jenkins mengatakan bahwa Laudrup masih dipercaya untuk melatih. Lewat situs resminya, Swansea menyebut pihak klub dan Laudrup sudah berakhir. “Ini adalah keputusan yang kami ambil dengan sangat berat.” “Namun, ini adalah keputusan terbaik untuk Swansea City Football Club dan suporter kami selama ini.” Dia mengaku heran, sekaligus kesal dengan pemecatan yang diterimanya. Dia kemudian mengeluarkan pernyataan lewat Asosiasi Manajer Liga Inggris dengan mengatakan akan menuntut Swansea dalam beberapa hari mendatang. Saat ini Laudrup baru pertama kali membuka mulutnya. Dia mengaku berterimakasih kepada para pengamat yang mempertanyakan pemecatan yang dialaminya.

Laudrup Sebut Pemecatan Dirinya Tidak Wajar – Terlebih setelah dirinya sukses mengantarkan Swansea mendapatkan trofi major pertama dalam sejarah klub musim sebelumnya. Dia kemudian menceritakan bagaimana dia berjabat tangan dengan Jenkins ketika itu, sepakat bahwa semuanya baik-baik saja dalam waktu yang cukup lama, lalu pulang ke rumah hanya untuk melihat berita pemecatan dirinya sudah beredar di internet secara luas. “Kami sepakat bahwa kami harus tetap bersama dalam waktu yang cukup lama. Kami bejabat tangan dan dia bilang : ‘Terima kasih banyak karena kamu ingin membantu klub.’. Sore hari, ketika saya berbicara di telepon saya, saya menerima e-mail yang mengatakan akibat pelanggaran kontrak dengan klub, perjanjian kontrak dengan saya dibatalkan saat itu juga. Itu terjadi hanya beberapa jam setelah kami berjabat tangan dan pasti, saya merasa bingung akan hal yang terjadi.”

Laudrup Sebut Pemecatan Dirinya Tidak Wajar – “Saya telepon balik dia dan saya menanyakan hal ini, Apa yang terjadi?’ setelah kami berdua sudah berjabat tangan dan sepakat soal kontrak. Namun, dia berkata, ‘Ya, setelah berpikir ulang kembali’ sulit untuk mendengar apa yang dikatakan setelahnya.” “Saya bertanya lagi, ‘Apa maksudnya pelanggaran kontrak kerja?’ dan dia tidak bisa menjelaskan itu. Dia tidak tahu apa maksud ucapannya. Ketika saya sedang tersambung ke telepon, istri saya mengatakan bahwa beritanya sudah tersebar. Saya sudah dipecat dari klub.” Media Wales mengabarkan bahwa sebenarnya terjadi perbedaan pendapat di antara para petinggi Swansea yang ada. Beberapa berniat mempertahankan Laudrup sebagai manajer, sementara yang lain ingin memecatnya.

Laudrup Sebut Pemecatan Dirinya Tidak Wajar – Saat ini semua telah terjadi. Posisi Laudrup kini digantikan oleh Garry Monk yang merupakan bek dan eks kapten Swansea. Yang tersisa hanya tinggal rasa kecewa dari dirinya. “Saya tidak tahu harus menggunakan kata apa mengenai hal yang telah terjadi. Saya tidak bisa menjelaskan semua ini.”