Kalah Dua Kali Beruntun, Rodgers Salahkan Cedera Pemain

Kalah Dua Kali Beruntun, Rodgers Salahkan Cedera Pemain

Kalah Dua Kali Beruntun, Rodgers Salahkan Cedera Pemain

Klub asal Marseyside Liverpool harus rela menelan dua kekalahan secara beruntun di dua pertandingan terakhir di Premier League menjelang penutupan akhir tahun. Sang manajer Brendan Rodgers menilai hasil dari pertandingan yang negatif itu tak lepas dari kedalaman skuat The Reds yang para pemainnya mengalami cedera. Liverpool harus pulang dengan membawa kekalahan 1-2 dari pertandingannya yang harus bertandang ke markas Chelsea di Stamford Bridge, Minggu (29/12/2013) malam WIB. Sempat unggul terlebih dahulu dari tuan rumah lewat gol dari pemain belakang Martin Skrtel. Liverpool akhirnya harus takluk setelah Chelsea membalas dua gol yang dicetak lewat gol Eden Hazard dan Samuel Eto’o.

Kekalahan itu hadir kembali hanya dalam waktu tiga hari setelah sebelumnya Liverpool dikalahkan Manchester City di Etihad Stadium. Luis Suarez juga kalah dengan skor yang sama yakni 1-2 ketika bertanding di markas City. Rodgers menilai bahwa kekalahan yang dialami tim asuhannya itu tak lepas dari makin menipisnya skuat tim yang bermarkas si Anfield itu. Menyusul badai cedera yang sedang menghampiri para pemain Liverpool. ‘Si Merah’ memang tengah kehilangan beberapa pemainnya yang selalu bermain sebagai starter seperti Jose Enrique, Daniel Sturridge, hingga sang kapten Steven Gerrard karena cedera. “Kami tidak bisa menjalani dua pertandingan yang lebih berat ketika harus melawan dua tim yang lebih besar dari kami di kandang mereka pada kompetisi Premier League.”

“Skuat yang kami miliki sangat minim bahkan tipis untuk saat ini. Ketika melawan tim asuhan Manuel Pellegrini Manchester City, kami adalah tim yang terbaik di Premier League dan hari ini. Setelah unggul lebih dulu atas tim tuan rumah. Kami akhirnya harus kebobolan gol yang membuat keunggulan berbalik dan itu sangat mengecewakan.” “Para pemain bermain dengan performa yang sangat luar biasa. Jika satu atau dua hal berjalan sesuai dengan keinginan yang sangat kami inginkan. Mungkin hasil dari setiap pertandingan akan berbeda. Di awal musim skuat tim ini sudah sangat tipis dan kami butuh sedikit keberuntungan untuk bermain dengan bebas walaupun para pemain sedang cedera tapi sampai empat pekan lalu itu bisa berhasil.”

“Kami sudah menunjukkan bahwa ketika semua pemain yang kami miliki bisa dimainkan. Kami mampu sejajar dengan klub manapun. Jika kami mendapat sedikit keberuntungan lagi dan pemain yang fit untuk bermain maka tidak ada alasan lain mengapa kami tidak bisa bersaing untuk memperebutkan gelar.” Hasil-hasil pertandingan ini telah membuat Liverpool tergeser dari posisi empat besar. Sempat memimpin klasemen sementara saat memasuki Natal. Liverpool kini posisinya merosot ke peringkat lima dengan koleksi 36 poin.