Kalah Derby, Moyes Sekali Lagi Berjanji

Kalah Derby, Moyes Sekali Lagi Berjanji

Kalah Derby, Moyes Sekali Lagi Berjanji

Kalah Derby, Moyes Sekali Lagi Berjanji – “Lima tahun lagi, biarkan dia melatih, lima tahun lagi, hihihi.” Begitulah nyanyian chant yang disuarakan oleh para pendukung Manchester City. Berjumlah sekitar 3.000 orang mereka datang ke Old Trafford untuk mendukung The Citizens. Perjalanan mereka tidak sia-sia. Dalam derby Manchester, klub yang mereka dukung menang. Sekali lagi Manchester is blue. Memang mereka masih berada dalam satu kota Manchester tetapi justru hal itu yang sangat membuat mereka senang karena dengan demikian mereka bisa berpesta semalam suntuk. Dan nyanyian itu ditunjukkan untuk mengejek manajemen United yang masih mempertahankan David Moyes walaupun Manchester United pada saat ini sudah terpuruk. Mungkin dengan demikian United, memang harus mempertimbangkan untuk tetap mengontrak Moyes.

Kalah Derby, Moyes Sekali Lagi Berjanji – Memang Moyes masih mempunyai kontrak penuh dengan jangka waktu enam tahun. Maka, United sepertinya sudah mulai harus mempertimbangkan dan mengevaluasi kinerja Moyes. Para pendukung United sudah tidak sabar agar manajemen segera mengganti Moyes. Kalau tidak mungkin United harus bersiap sering diejek dan dinyanyikan seperti demikian lagi. Namun bagaimana pun, jajaran teras klub Setan Merah mengatakan bahwa mereka masih melihat prospek yang akan dilakukan Moyes. Mereka masih menunggu hasil perempat final Liga Champions Eropa melawan Bayern Munchen. Karena jika Manchester United menang melawan rival yang pernah mereka hadapi di final dramatis tahun 1999 di Nou Camp maka sekali lagi United akan ke semi final Liga Champions Eropa. Sebelumnya pada tahun 2012 dan 2013 mereka gagal dan selalu kandas di perempat final.

Kalah Derby, Moyes Sekali Lagi Berjanji – Memang para pendukung klub seudah berusaha untuk mempertahankan etos kerja di Manchester United bahwa mereka bukanlah Chelsea yang mengganti manajer dalam setahun sekali atau seperti klub lainnya di Liga Premier Inggris, kecuali Arsenal. Karena mereka mengingat bahkan Sir Alex Ferguson pun pada musim pertamanya harus tertatih sampai posisi ke 11. Sebelum pada akhirnya Ferguson mulai mengusai Liga Premier Inggris dan bahkan menjadi klub terhebat dalam sejarah Liga Inggris karena menjadi juara sebanyak 20 kali. Namun, terkadang, kita memang harus menerima bahwa kita mendapatkan sesuatu yang salah. Dalam hal ini mungkin bisa jadi Manchester United salah menempatkan Moyes sebagai pelatih utama.

Kalah Derby, Moyes Sekali Lagi Berjanji – Seharusnya, Moyes tidak pernah menjadi pelatih utama United. United mengontrak dan memperkerjakan seorang manajer biasa saja yang kemudian mengubah United juga menjadi klub biasa lebih cepat daripada seorang pun menduganya. Moyes memang acap kali bertindak sebagai penanggung jawab kekalahan dan bahkan mengakui secara penuh bahwa dia adalah orang yang bersalah atas performansi United pada musim ini. Dia kemudian juga selalu berjanji untuk memperbaiki penampilan United tetapi sampai sekarang sepertinya tidak ada sebuah pembuktian dari janji tersebut. Tidak usah lah berjanji Moyes jika memang tidak bisa ditepati.