Fabio Cannavaro

cannavaro

Fabio Cannavaro

Judi Online Bonus - Penggemar tim nasional Italia tentu tak asing dengan nama Fabio Cannavaro, dia adalah salah satu andalan tim azzuri di era 2000an. Cannavaro lahir di Naples dengan orang tua Gelsomina Costanzo dan Pasquale Cannavaro. Ibunya bekerja sebagai pembantu, sementara ayahnya adalah seorang pegawai bank, ayahnya juga bermain sepak bola untuk provinsi Giugliano.

Dia memiliki seorang kakak perempuan bernama Renata, yang menikah pada usia 15. Ia juga memiliki adik bernama Paolo, yang bermain sepak bola juga. Sejak kecil, Cannavaro bermain untuk tim Bagnoli sebelum terlihat oleh pemandu bakat Napoli. Pemain kelahiran 13 September 1973 itu adalah mantan pemain nasional Italia. Ia dianggap sebagai salah satu bek terbesar dari generasinya dan diberi nama “Muro di Berlino,” yang berarti “Tembok Berlin,” oleh pendukung Italia. Dia menghabiskan sebagian besar karirnya di Italia. Ia memulai karirnya di Napoli, sebelum menghabiskan tujuh tahun di Parma, dimana ia memenangkan dua Coppa Italia dan Piala UEFA 1999. Setelah bermain di Internazionale dan Juventus, Cannavaro ditransfer bersama dengan manajer Fabio Capello dari Juventus ke Real Madrid, dimana dia memenangkan gelar La Liga berturut-turut pada tahun 2007 dan 2008. Setelah kembali ke Juventus selama satu musim pada 2009-10, ia bergabung dengan Al-Ahli di Dubai. Dia pensiun dari sepak bola profesional pada tahun 2011 akibat bermasalah cedera di Al-Ahli.

Cannavaro juga telah mencapai sukses dengan tim nasional Italia. Dia adalah bagian dari tim Italia yang memenangkan berturut-turut Kejuaraan Eropa U-21 pada tahun 1994 dan 1996. Setelah mendapatkan tempat di tim senior pada tahun 1997, dia akhirnya menjadi kapten. Cannavaro membawa Italia meraih kemenangan di Piala Dunia 2006, dan pada tahun 2009 menyusul Paolo Maldini sebagai pemain yang paling dihormati dalam sejarah negara itu. Dia mengumumkan pengunduran dirinya dari sepakbola internasional pada tanggal 25 Juni 2010 menyusul kegagalan Italia lolos ke tahap knock-out di Piala Dunia 2010, telah mengumpulkan 136 caps dan mencetak dua gol untuk tim nasional senior. Cannavaro juga memenangkan FIFA World Player of the Year pada tahun 2006, membuatnya menjadi bek kedua yang memenangkan penghargaan itu selain Lothar Matthäus. Profilnya di Madrid menggambarkan dia terkenal karena kekuatannya, antisipasi crossing, posisi dan keunggulan bola di udara.

Adik Cannavaro, Paolo juga pemain sepakbola profesional, bermain untuk klub Italia Napoli. Menikah dengan Daniela Arenoso (lahir 17 Juli 1974 di Naples) pada tanggal 17 Juni tahun 1996, mereka memiliki tiga anak, Kristen (lahir 17 Juli 1999 di Naples), Martina (lahir 22 Desember 2001 di Naples), dan Andrea (lahir 20 Oktober 2004 di Naples). Adiknya, Paolo, juga merupakan bek yang kini bermain untuk Napoli. Dua bersaudara bermain bersama satu sama lain di Parma dari tahun 2000 sampai 2002, ketika Fabio berangkat ke Inter. Sebelum pensiun, Fabio sering menyatakan minatnya untuk mengakhiri karirnya dengan Paolo di Napoli. Dengan Ciro Ferrara, Cannavaro telah membantu mendirikan sebuah yayasan amal, Fondazione Cannavaro Ferrara, yang mengkhususkan diri dalam pengadaan peralatan penelitian kanker dan operasi untuk kasus khusus kanker untuk rumah sakit di Naples kota asal mereka.