Bonus Judi Online 3 Masalah Utama Chelsea

3 Masalah Utama Chelsea

3 Masalah Utama Chelsea

Bonus Judi Online – Buruk. Adalah satu kata yang mungkin banyak didengungkan oleh publik usai laga di babak kualifikasi group Liga Champions. Parahnya, keburukan Chelsea di beberapa terakhir pekan ini ditudingkan kepada sang pelatih kontroversial, Jose Mourinho. Pelatih berjuluk The Special One ini belum mendapat pujian satupun sejak duduk di kursi pelatih Chelsea juli tahun ini. Nasip buruk The Blues telah dimulai saat ditundukan Bayern Muenchen di Piala Super Eropa. Sempat menahan imbang Muenchen hingga babak perpanjangan waktu, Chelsea terpaksa kalah setelah gagal mencetak satu gol di adu penalti.

Berlanjut dalam laga pekan kemarin kala Chelsea melawat ke kandang Everton. Kali ini, sejak awal laga telah terlihat banyak kebolongan di badan skuad Chelsea. Laga ditutup dengan skor 1-0 untuk Everton. Kala itu, publik mulai ragu apalagi ketika hasil undian group Liga Champions keluar. The blues harus melayani tantangan dari kandidat lain yang cukup berbahaya di group E. Dan seperti masih mengikuti awan buruk tersebut, Chelsea tertunduk lesu di markas Stamford Bridge pada laga Kamis (19/9) malam WIB.  Bertanding kontra dengan Basel, Chelsea digulung dengan skor 1-2. Bukan awal yang bagus di Liga Champions, Mou. Publik memprediksi ada tiga faktor utama yang menyebabkan kekalahan Chelsea kali ini. Pertama, striker sepi gol belum mampu diatasi. Striker di starting xi The Blues adalah Fernando Torres yang berpartner dengan Demba Ba. Kedua pemain ini berperforma bagus sebenarnya, tapi sayang sekali, dari 59 laga, hanya mampu membekukan 11 gol saja terhitung sejak Januari 2013 lalu.

Agak sedih memang bila membandingkan dengan Daniel Sturridge, striker yang dibuang oleh Chelsea januari lalu ke Liverpool. Sturridge langsung berjaya di The Red dengan mengusung 17 gol dari total 21 laga. lalu, apa masih bisa dikatakan bahwa melego Sturridge adalah langkah pintar? Masalah ini sudah coba diatasi oleh Mou dengan merekrut Samuel Eto’o. Penyerang asal Kamerun ini digembor-gemborkan oleh Mou sebagai striker terbaik di dunia. Tapi sejak laga debut kemarin, Eto’o belum menunjukan performa menakjubkan. Dan, belum mencetak gol.

Kedua, adalah sektor tengah.

Chelsea masih bertumpu pada Frank Lampard sebagai pembuka kebuntuan.  Masalahnya adalah, musim ini Juan Mata, yang sebenarnya adalah penyedia assist paling rajin musim lalu, justru didudukan ke bench. Mou lebih suka meletakkan Marco van Ginkel, Hazard, serta Oscar sebagai penopang.

Masalah terakhir adalah barisan bertahan yang lemah.

Dulu, Chelsea tak perlu khawatir dengan lini bertahan ketika masih ada Ricardo Carvalho dan John Terry. Saat ini adalah lini bertahan Chelsea sulit mengantisipasi bola-bola mati dari lawan. Yang terlihat jelas adalah gol Marco Streller di menit 82 sebagai penentu kemenangan Basel. Tiga hal tersebut mungkin adalah PR utama untuk MOU demi menstabilkan Chelsea. Tak mau bukan, mengalami nasip buruk musim lalu ketika tersingkir ke Liga Europa? Bonus Judi Online