Agen Bola Yaya Toure Ingin Ada Aksi Atas Rasis

Yaya Toure Ingin Ada Aksi Atas Rasis

Yaya Toure Ingin Ada Aksi Atas Rasis

Agen Bola – Pemain lini tengah Manchester City yaitu Yaya Toure merasa “marah” dan ingin agar UEFA dapat segera bereaksi terhadapa nyanyain rasis setelah dirinya mengatakan bahwa dia menjadi target sasaran oleh pendukung dari tim tuan rumah selama pertandingan antara klub yang dibelanya, Manchester City melawan CSKA Moskow. Pemain tim nasional Pantai Gading itu mengatakan bahwa dia sudah mengatakan hal tersebut kepada wasit Ovidiu Hategan tentang nyanyian yang mana City datang dari belakang untuk bisa memenangkan babak penyisihan Grup D Liga Champions tersebut. City, yang mana Sergio Aguero mencetak dua kali, akam membuat satu aduan kepada UEFA. Toure berkata: “Saya bukan hanya kecewa, akan tetapi saya marah.” Pemain yang berusia 30 tahun yang juga merupakan kapten dari The Citizen yang harus absen karena cedera yaitu Vincent Kompany juga ikut memberikan komentar.

“Saya amat sangat kecewa tentang apa yang sudah para fans itu lakukan. Saya pikir UEFA harus mengambil satu tindakan karena para pemain yang memiliki warna kulit yang sama selalu ada di posisi yang sama.” “Bagi saya, sebagai seorang kapten, saya mengenakan satu armband yang mana bertuliskan “tidak rasis” dan saya amat sangat kecewa.” “Saya sudah mengatakan kepada wasit. Itu sangat tidak dapat dipercaya dan juga sangat menyedihkan.” Ketika ditanya aksi apa yang harus diberikan oleh pemerintah Eropa kepada para fans, Toure megnatakan bahwa mereka mungkin harus menutup stadium. “Mungkin mereka bisa melarang stadium tersebut, saya tidak tahu, mungkin untuk beberapa tahun atau untuk beberapa bulan saja.”

“Kami harus menjadi sekuat mungkin jika tidak mereka akan terus seperti itu. Terlalu, benar-benar terlalu. Kami harus menghentikan hal tersebut sekarang.” Pada bulan Mei, UEFA mengumumkan bahwa untuk insiden rasisme yang dilakukan oleh para suporter, penutupan satu bagian stadium dilakukan untuk pelanggaran yang pertama dan penutupan seluruh stadium untuk hukuman yang kedua, dimana juga diberikan denda sekitar 50.000 euro atau 42.800 pounds yang mana peraturan tersebut akan segera diterapkan. “Itu bukan hanya di Eropa Timur saja dan saya memiliki beberapa orang teman yang juga memiliki masalah yang sama dengan yang saya hadapi.” “Itu sangat bodoh. Itu hanya terjadi di sepakbola. Sebagai seorang pemain Afrika, itu selalu membuat hatimu sedih ketika kamu mendengar sesuatu seperti itu.”

Bos dari Manchester City yaitu Manuel Pellegrini juga meminta untuk diadakannya satu tindakan tegas terhadap rasisme. “Saya pikir itu sangat menyedihkan bahwa seseorang mau melakukan hal yang bodoh seperti itu. Saya harap bahwa mereka sudah melakukan tindakan yang benar untuk segera menghentikan semua hal tersebut, jadi itu sangat kasihan sekali untuk Yaya, itu juga sangat kasihan untuk City.” Agen Bola